Suara hatimu telah selesai kubaca, ia leburkan segala risau di jiwa. Di ufuk barat, matahari jingga dengan malu-malu melambaikan tangan, perlahan melompat ke pelukan malam. Esok ia akan kembali, matahari yang sama. Seperti kita, sepasang kekasih yang tak pernah mengenal perpisahan; terbit dan tenggelam di arah berbeda, namun selalu ada.
Di senja ini, jejak kabut tipis terapung lembut. Sehelai daun kering luruh dari rantingnya, melayang meninggalkan rindu putik yang kelak akan berbuah. Mereka gugur, namun tak benar-benar tiada; ada kehidupan baru dari ketiadaannya. Itulah cinta: hidup dan menyatukan.
“Kelak matahari jingga ini akan kukancing sebagai penanda waktu, penanda gugurnya kelopak bunga yang merindu kuntumnya.”
Kita mungkin tak cukup fasih menafsir semua kisah. Sebentar lagi, semua cahaya hanya tinggal bayang, setelah matahari benar-benar terbenam. Meski senja terkadang nadir, kita adalah musafir yang berjalan melintasi takdir yang sama.
Lama hujan tak menyapa, mungkin ia tertidur; berlumur rindu yang penuh luka. Biarkanlah. Lupakanlah. Karena saat senja dan awan hitam bersekongkol dengan waktu, sekeping sajak diam-diam memberontak, menyerukan kata bahagia tentang kita.
Aku menantikan saat ini sejak lama, entah jingga kesekian kalinya, baru kutemukan lagi rindu yang tergenapi. Anganku berkelana, bagai kuda tanpa pelana, namun menuju arah yang sama: padamu.
Aku pernah salah duga, membayangkan senja adalah dirimu; pergi saat rindu menggelora, atau kembali ketika sunyi menusuk. Aku memang salah duga, karena selalu saja selaksa bahagia tumpah di dada kita, karena cinta.
Rasa rindu di senja mungkin bagai burung patah sayap, tak bisa terbang di langit cerah. Titik hujan di langit mewakili segala kepedihannya. Namun percayalah, senja datang seiring damba yang membahana. Lena dalam buaian kata yang menenangkan jiwa, selamanya.
Ingatlah. Tak semua kenangan membawa luka. Tak semua air mata membawa kesedihan. Hidup tak hanya menyodorkan sisi kelam. Keping kesedihan itu telah bergulir ke sisi bahagia. Dan kita siap sambut semua itu, bersama-sama, seiring sejalan, penuh cinta.
-